BAB I
PENDAHULUAN
1.1
Latar
Belakang
Statistika
adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari tentang bagaimana cara kita mengumpulkan,
mengelola, menganalisis dan menginterpertasikan data sehingga dapat disajikan
lebih baik, Somantri (2006:17). Pada
dasarnya aplikasi ilmu statistik dibagi dalam dua bagian, yaitu statistik
Deskriptif dan statistik Induktif. Statistik Dekriptif berusaha menjelaskan
atau menggambarkan berbagai karakteristik data seperti berapa rata-ratanya,
seberapa jauh data-data yang bervariasi dan sebagainya.
Menurut Somantri
(2006:19) berpendapat bahwa statistika deskriptif membahas cara-cara pegumpulan
data, penyederhanaan angka-angka pengamatan yang diper
oleh (meringkas dan
menyajikan), serta melakukan pengukuran pemusatan dan penyebaran data untuk
memperoleh informasiyang lebih menarik, berguna dan mudah dipahami. Berbagai
statistik sederhana, seperti rata-rata, dihitung dan ditampilkan dalam bentuk
tabel dan grafik. Statistika deskriptif dapat memberikan pengetahuan yang
signifikan pada kejadian fenomena yang belum dikenal dan mendeteksi keterkaitan
yang ada di dalamnya.
Didalam pembahasan kali ini kita melakukan perhitungan
mengenai nilai Menggambar Teknik dan Matematika Industri pada kelas pagi dan
malam teknik industri ITATS. Praktikum ini kita mencari nilai mean, median,
modus, kuartil, standar deviasi dan variansi. Informasi data yang diperoleh tentunya harus diolah
terlebih dahulu menjadi sebuah data yang mudah dibaca dan di analisa.
Dari perhitungan manual data mean, median, modus,
kuartil, standar deviasi dan varian kita mendapatkan suatu perhitungan yang
valid. Dari hasil perhitungan manual tersebut kita membandingkan dengan
perhitungan menggunakan software minitab. Dari dua cara perhitungan statistik
tersebut seharusnya perbandingan hasil perhitungannya tidak jauh berbeda.
1.2
Rumusan
Masalah
Adapun
rumusan masalah yang akan kami
angkat dalam praktikum statistik deskriptif ini
antara lain :
1.
Bagaimana menentukan mean,
median, modus dan kuartil pada data tunggal Menggambar Teknik dan
Matematika Industri?
2.
Bagaimana menentukan mean,
median, modus dan kuartil pada data kelompok Menggambar Teknik dan Matematika Industri?
3.
Bagaimana
menginterprestasikan data tunggal Menggambar Teknik dan Matematika Industri dengan software
?
1.3
Tujuan
Praktikum
Adapun
tujuan dari praktikum statistik deskriptif ini antara
lain :
1.
Dapat menentukan mean,
median, modus dan
kuartil pada data tunggal Menggambar Teknik dan
Matematika Industri.
2.
Dapat menentukan mean,
median, modus dan
kuartil pada data kelompok Menggambar Teknik dan
Matematika Industri.
3.
Dapat menginterprestasikan data tunggal Menggambar Teknik dan
Matematika Industri dengan software.
1.4
Manfaat
Praktikum
Manfaat
dari penelitian statistik deskriptif ini adalah sebagai berikut :
1.
Umum : dapat
memahami pengertian dan konsep statistika deskriptif.
2.
Mahasiswa : dapat
memberikan informasi untuk bekal dalam melakukan riset di masa akan datang.
3.
Praktikan : diharapkan
mampu mengolah data dengan perhitungan manual maupun dengan bantuan program
minitab.
1.5
Batasan
Praktikum
Agar batasan
tidak meluas dan menyimpang dari permasalahan yang ada, maka dalam penyusunan laporan ini dibatasi
oleh :
1.
Data yang
dikumpulkan merupakan data primer berdasarkan nilai Menggambar Teknik dan
Matematika Industri mahasiswa jurusan
Teknik Industri yang mengikuti praktikum Statistika Industri.
2.
Terdapat 58 nilai
yang dipakai sebagai data praktikum.
3.
Mengerjakan dengan software Minitab.
1.6
Asumsi-asumsi
Adapun asumsi yang digunakan pada
praktikum statistik deskriptif, antara
lain :
1.
Data yang
diperoleh merupakan data yang benar (valid).
2.
Sumber informasi
praktikum didapat dari media buku dan internet.
3.
Hasil perhitungan
manual seharusnya tidak jauh berbeda dengan perhitungan pada software minitab.
BAB II
LANDASAN TEORI
2.1
Pengertian
Statistik Deskriptif
Menurut Somantri (2006:19)
berpendapat bahwa statistika deskriptif membahas cara-cara pegumpulan data,
penyederhanaan angka-angka pengamatan yang diperoleh (meringkas dan
menyajikan), serta melakukan pengukuran pemusatan dan penyebaran data untuk
memperoleh informasiyang lebih menarik, berguna dan mudah dipahami.
Statistik deskriptif disebut juga statistik deduktif yang membicarakan tentang
penyusutan data kedalam daftar pembuatan grafik, dan lain-lain.
Statistik deskriptif hanya memberikan
informasi mengenai data yang dipunyai dan sama sekali tidak menarik suatu
kesimpuan. Dengan Statistik deskriptif, kumpulan data yang diperoleh akan
tersaji dengan ringkas dan rapi serta dapat memberikan informasi inti dari
kumpulan data yang ada. Informasi yang dapat diperoleh dari statistik
deskriptif ini antara lain ukuran pemusatan data, ukuran penyebaran data, serta
kecenderungan suatu gugus data.
Statistik
deskriptif berkenaan dengan bagaimana data dapat dideskripsikan
atau disimpulkan baik secara numerik (misal menghitung rata-rata dan deviasi
standar) atau secara grafis (dalam bentuk tabel atau grafik) untuk mendapatkan
gambaran sekilas mengenai data tersebut sehingga lebih mudah dibaca dan
bermakna.
Kegunaan statistik deskriptif antara
lain :
1.
Kumpulan data yang
diperoleh akan tersaji dengan ringkas dan rapi serta memberikan informasi inti.
2.
Memungkinkan peneliti
menyajikan atau menggambarkan data dengan teknik grafik maupun numerik.
3.
Memegang peranan penting
dalam persiapan analisis data.
2.2
Data
Statistik
Data
boleh jadi hal yang paling utama untuk mengolah suatu data statistik. Tanpa
adanya data, apa yang akan di olah oleh statistik. Data adalah keterangan untuk
memecahkan suatu masalah. Data dapat dibagi dalam kelompok tertentu berdasarkan
kriteria yang menyertainya, misal menurut susunan, sifat, waktu pengumpulan dan
sumber pengambilan.
1.
Pembagian data menurut
susunannya.
a.
Data Acak (Data Tunggal).
Data acak atau data
tunggal adalah data yang belum tersusun atau dikelompokkan ke dalam kelas-kelas
interval.
b.
Data Berkelompok.
Data berkelompok adalah
data yang sudah tersusun atau dikelompokkan ke dalam kelas-kelas interval. Data
kelompok disusun dalam bentuk distribusi frekuensi atau tabel frekuensi. Data
berkelompok dibagi menjadi data kelompok
diskrit dan data kelompok kontinu.
2.
Pembagian data menurut sifatnya.
a.
Data Kualitatif.
Data kualitatif adalah
data yang tidak berbentuk bilangan. Data kualitatif berbentuk pernyataan
verbal, simbol atau gambar.
b.
Data Kuantitatif.
Data kuantitatif adalah
data yang berbentuk bilangan atau angka. Berdasarkan nilainya dikenal dua jenis
data kuantitatif, yaitu data diskrit yang diperoleh dari hasil perhitungan dan
data kontinu yang diperoleh dari hasil pengukuran.
3.
Pembagian data menurut waktu
pengumpulannya.
a.
Data Berkala (Time Series).
Data berkala adalah data
yang terlumpul dari waktu ke waktu untuk memberikan gambaran perkembangan suatu
kegiatan atau fenomena.
b.
Data Cross Section.
Data cross section adalah data yang terkumpul pada suatu waktu tertentu
untuk memberikan gambaran perkembangan keadaan atau kegiatan pada waktu itu.
4.
Pembagian data menurut sumber
pengambilannya.
a.
Data Primer.
Data primer adalah data
yang diperoleh atau dikumpulkan oleh orang yang berkepentingan dengan data
tersebut. Data primer disebut juga data asli atau data baru.
b.
Data Sekunder
Data sekunder adalah data
yang diperoleh atau dikumpulkan dari sumbers-umber yang telah ada. Data
tersebut biasanya diperoleh dari perpustakaan atau laporan penelitian
terdahulu. Data sekunder disebut juga data tersedia.
2.3
Distribusi
Data
Pengaturan,
penyusunan, dan peringkasan data dengan membuat tabel seringkali membantu,
terutama pada saat kita bekerja dengan sejumlah data yang besar. Tabel tersebut
berisi daftar nilai data yang mungkin berbeda (baik data tunggal ataupun data
yang sudah dikelompok-kelompokan) beserta nilai frekuensinya. Frekuensi
menunjukkan banyaknya kejadian atau kemunculan nilai data dengan kategori
tertentu. Distribusi data yang sudah diatur tersebut sering disebut dengan distribusi frekuensi.
Dengan
demikian, distribusi frekuensi didefinisikan sebagai daftar sebaran data (baik
data tunggal maupun data kelompok), yang disertai dengan nilai frekuensinya.
Data dikelompokkan ke dalam beberapa kelas sehingga ciri-ciri penting data
tersebut dapat segera terlihat. Distribusi frekuensi yang paling sederhana
adalah distribusi yang menampilkan daftar setiap nilai dari variabel yang
disertai dengan nilai frekuensinya. Distribusi
frekuensi dapat digambarkan dalam dua cara, yaitu sebagai tabel atau sebagai grafik.
Distribusi
juga dapat ditampilkan dengan menggunakan nilai persentase. Penyajian
distribusi dalam bentuk grafik lebih mempermudah dalam melihat karakteristik
dan kecenderungan tertentu dari sekumpulan data. Grafik data kuantitatif
meliputi Histogram, Poligon Frekuensi dan lain-lain, sedangkan grafik untuk
data kualitatif meliputi Bar Chart, Pie Chart dan lain-lain.
2.4
Ukuran
Pemusatan Data
Ukuran
pemusatan data adalah sembarang ukuran yang menunjukan pusat segugus data, yang
telah diurutkan dari yang terkecil sampai yang terbesar atau sebaliknya dari
yang terbesar sampai yang terkecil. Salah satu kegunaan dari ukuran pemusatan
data adalah untuk membandingkan dua populasi, karena sangat sulit untuk
membandingkan masing-masing anggota dari masing-masing anggota populasi. Ukuran pemusatan data
terbagi atas tiga yaitu :
1.
Mean
(Rata-rata).
Mean
adalah hasil penjumlahan seluruh data dibagi dengan banyaknya data tersebut.
2.
Median
(Nilai tengah).
Median
merupakan garis pembagi dari sekumpulan data menjadi
dua bagian sama besar. Oleh karena itu median
adalah nilai tengah suatu data yang telah diurutkan dari data yang terkecil
hingga data yang terbesar.
3.
Modus
(Nilai yang sering muncul).
Modus
adalah salah satu ukuran rata-rata yang menunjukkan
nilai data yang memiliki frekuensi terbanyak pada suatu distribusi.
2.5 Ukuran
Penyebaran Data
Ukuran
penyebaran data adalah suatu ukuran yang menyatakan seberapa besar nilai-nilai
data berbeda atau bervariasi dengan nilai ukuran pusatnya atau seberapa besar
penyimpangan nilai-nilai data dengan nilai pusatnya. Ukuran penyebaran data
terbagi atas empat bagian yaitu :
1.
Range
(Jangkauan).
Range
adalah jarak atau selisih antara nilai tertinggi dengan nilai terendah dalam
kumpulan data.
2.
Standar Deviasi.
Standar deviasi merupakan jarak rata-rata antara data dengan data.
3.
Variansi.
Variansi adalah ukuran
variasi yang menunjukan seberapa jauh data tersebar dari mean. Semakin bervariasi data tersebut maka semakin jauh data
tersebar disekitar mean.
4.
Kuartil
Jangkauan kuartil disebut juga simpangan kuartil atau
semi antar kuartil atau deviasi kuartil. Hampir sama dengan nilai median, nilai
kuartil membagi data dalam 4 kelompok, sehingga ada 3 nilai kuartil yaitu
kuartil bawah = Q1, kuartil tengah = Q2 = Me , dan
kuartil atas = Q3
Tidak ada komentar:
Posting Komentar